Cerita xi shi (西施) wanita cantik zaman china kuno




Xi Shi (西施)
      Pada masa Chun qiu (春秋), Negara Wu (吴国) dan Negara Yue (越国) saling berperang. Menjelang kekalahannya, raja Gou Jian (勾践) menyerah dan meminta damai terhadap raja Fu Chai (夫差) dari Negara Wu(吴国).Sesuai perjanjian, Gou Jian dan permaisurinya harus menjadi pekerja rendahan Fu Chai.Gou Jian berpura-pura patuh dan setia. Setelah 3 tahun Fu Chai mengira Gou jian tidak bermaksud memberontak lagi. Ia pun dikembalikan ke negrinya sendiri.
    
      Sepulang ke negrinya, yang sudah menjadi jajahan Negara Wu, hati Fu Chai menaruh dendam yang mendalam terhadap penghinaan yang dideritanya, setiap hari ia tidur di atas kayu bakar dan mencicipi pahitnya empedu (卧薪尝胆untuk mengingatkan tekatnya untuk menggulingkan Negara Wu.
       Penasehat Negara Yue, yang bernama Fan Li (范蠡) mengusulkan menggunakan wanita cantik untuk menggoda Fu Chai agar ia lupa akan urusan Negara. Begitu Gou Jian setuju, mereka pun memasang pengumuman ke seluruh pelosok untuk memilih wanita cantik. Diwaktu gadis-gadis cantik berdatangan, tiba-tiba seluruh arena menjadi hening, Semua pandangan tertuju pada seorang gadis asal desa Zhu Luo (竺萝村).Bukan hanya raut wajahnya yang cantik, yang membuat Fan Li lebih terpukau adalah gerak geriknya yang elegan dan menawan, dan tatapan matanya yang indah. Dialah Xi Shi salah satu dari 4 wanita cantik zaman cina kuno (四大美女).

       Xi Shi tidak menyangka, pemilihan gadis cantik ternyata untuk dijadikan mata-mata di Negara Wu. Xi Shi pun dilatih secara intensif oleh Fan Li dan penasehat Negara Yue lainnya yang bernama Wen Zhong (文种). Sikap dan prilakunya dibimbing menjadi lebih menarik, ia diajari menari dan bernyanyi.Setiap hari ia diingatkan akan kesetiaan pada negaranya. Ia pun dilatih teknik menjadi mata-mata.
Karena kecerdasan dan kecantikan Xi Shi, juga karena sering melewatkan waktu bersama, Fan Li dan Xi Shi saling jatuh hati. Fan Li berkata: "Xi Shi, bertahanlah sejenak, kita harus mengutamakan masa depan negeri ini, jika kamu berhasil pulang , aku akan menikahimu".

         Setelah 3 tahun pelatihan, Xi Shi dikirim ke Negara Wu. Seperti yang diduga, Fu Chai langsung jatuh hati pada Xi Shi, Ia berkata seumur hidup belum pernah melihat gadis secantik Xi Shi. “Xi Shi, apapun yang kamu mau akan kuberikan”.

       Perdana menteri Negara Wu yang bernama Wu Zi Xu(伍子胥), menyarankan Raja Fu Chai untuk mengembalikan Xi Shi. “Bagaimana pun juga ia adalah orang negeri Yue.Ia bisa membahayakan Negara kita .” Fu Chai marah besar dan menganggap ia hanya ingin merusak hubungannya dengan Xi Shi. Dalam kesedihan Wu Zi Xu pun bunuh diri. Perdana menteri penggantinya Bo Pi(伯嚭) yang ternyata adalah orang yang sudah dihasut negeri Yue.

        Karena hanyut akan kesenangannya dengan Xi Shi, Raja Fu Chai semakin hari semakin jarang mengurus urusan Negara, Negara Wu pun semakin lama semakin lemah. Demikian berselang selama 12 tahun. Suatu hari raja Fu Chai mengajak Negara Jin (晋),Zhou(周),lu(鲁) untuk membentuk Negara persekutuan. Dengan menjadi ketua persekutuan, ia bisa membanggakan kekuasaannya. Terutama pada Xi Shi

       Dengan arogan, Raja Fu Chai membawa seluruh prajuritnya ke Huang Chi (黄池) di pesisir utara sungai Panjang (长江) untuk rapat dan hanya meninggalkan putra mahkotanya sendiri di istana. Saat mendengar berita ini di satu sisi Xi Shi sangat senang, karena kesempatan akhirnya datang. Tapi disisi lain ia bimbang karena selama ini Fu Chai sangat baik terhadapnya. Tapi bagaimanapun ia adalah mata-mata yang terlatih, dan juga masih ingat akan janjinya dengan Fan Li.

          Begitu raja Gou Jian mendapat kabar dari Xi Shi, ia segera mengirim pasukan ke Negara Wu,
Dengan mudah mereka menduduki Negara Wu yang tanpa pertahanan dan menyandera Putra mahkota Wu. Sedangkan Fu Chai masih terus berperang dan bertahan selama 3 tahun, sampai akhirnya ia terkepung di Gu Su (姑苏) dan bunuh diri di sana. Konon Xi Shi akhirnya  kembali ke pangkuan Fan Li. Setelah menikah dengan Xi Shi, Fan Li tidak ingin menjadi pejabat. Ia membawa Xi Shi ke negeri dimana mereka tidak dikenal.


{Ada juga versi sejarah lain yang mengatakan setelah Gou Jian mendapat kembali kekuasaannya, Xi shi ditenggelamkam ke dasar sungai karena Gou Jian tidak ingin mengulang nasib yang sama dengan Fu Cai. Karena sejarah ini sudah berumur ribuan tahun, tidak ada bukti bagaimana akhir nasib Xi Shi. Tapi semua orang lebih suka versi dimana Xi Shi hidup bahagia sampai akhir hayatnya bersama Fan Li}


Sanna Yap



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cerita xi shi (西施) wanita cantik zaman china kuno "

Post a Comment

Cara mencari tekan Ctrl+F di keyboard dan masukkan Indonesia, Mandarin atau pinyin.